Top Beam
Top Beam Sucoot adalah komponen penopang modular yang dibuat dari baja galvanis berkekuatan tinggi SGH490, memberikan ketahanan luar biasa terhadap karat dan deformasi.
IBalok ini dipasang dengan kuat ke papan plywood menggunakan sekrup self-tapping atau paku baja, menciptakan permukaan penopang beban yang andal dalam sistem bekisting pelat, dinding, maupun kolom.
Dengan masa pakai minimal 2,5 kali lebih lama dibandingkan balok kayu tradisional, Top Beam Sucoot membantu mengurangi siklus penggantian, meminimalkan limbah, dan memenuhi standar lingkungan modern.
FAQ
Top Beam is a self-developed and patented formwork beam by Sucoot, mainly used as a primary beam or secondary beam in concrete formwork systems. It was developed as an alternative to traditional H20 wood beam, especially for projects that require longer service life, higher durability, and more stable performance in humid environments.
Top Beam digunakan sebagai balok sekunder dalam bekisting pelat, bekisting dinding, bekisting jembatan, dan berbagai aplikasi bekisting beton lainnya. Top Beam juga dapat dikombinasikan dengan Base Beam, channel steel, atau baja profil untuk membentuk berbagai konfigurasi sistem bekisting modular sesuai kebutuhan proyek.
Berbeda dengan balok kayu, Top Beam baja tidak mudah menyerap air, mengembang, atau retak dalam kondisi lembap. Hal ini membantu menjaga dimensi yang lebih stabil dan performa struktural yang lebih dapat diprediksi di lapangan, sehingga lebih andal untuk penggunaan berulang dalam proyek bekisting.
Top Beam dapat dipasang pada plywood menggunakan sekrup self-tapping atau paku. Berdasarkan pengujian internal, bahkan setelah dibuat 90 lubang, kekuatannya tetap terjaga tanpa penurunan yang signifikan, sehingga tetap andal untuk digunakan dalam aplikasi bekisting.
Top Beam memiliki momen lentur izin sebesar 5.5 kNm dan gaya geser izin sebesar 17 kN, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi bekisting beton.